Kamis, 18 Juni 2009

Perencanaan Lintasan Pemboran

Pelaksanaan Pemboran Horisontal tidak jauh berbeda dengan pemboran sumur-sumur vertikal, hanya saja pemboran horisontal memerlukan suatu desain pembelokan yang merupakan proses perencanaan/penentuan arah/bidang bersudut tinggi untuk mencapai target yang direncanakan.
Sebelum melakukan pengeboran horisontal terlebih dulu harus dibuat rencana pengeboran (drilling planning), yang menyangkut juga masalah design pembelokan karena semua kegiatan-kegiatan yang nanti akan dilaksanakan berpedoman pada program tersebut.

1. Pengarahan lubang
Design pembelokan merupakan proses perencanaan penentuan arah/bidang bersudut tinggi untuk mencapai target yang direncanakan. Dalam pelaksanaan pemboran, pengontrolan terhadap arah lintasan merupakan hal yang menentukan keberhasilan pencapaian target. Design pembelokan bertujuan untuk :
1. Menghindari terjadinya problem-problem operasi.
2. Meminimalkan terjadinya pergeseran akhir pembelokan (end of the curve/EOC).
3. Meminimalkan panjang pipa pemboran pada proses pembentukan sudut.
4. Toleransi terhadap penyimpangan target kecil.
5. Toleransi terhadap berbagai peralatan produksi dan peralatan penunjang lain.

Langkah awal dari perencanaan pemboran horisontal adalah merencanakan lintasan pemboran atau target pemboran. Design pemboran berisikan proposal dari berbagai lintasan yang dapat dibor dan secara ekonomi menguntungkan.
Lubang bor pada pemboran horisontal dibagi menjadi tiga phase, yaitu :
1. Bagian lubang vertikal
2. Bagian penambahan sudut kemiringan sampai kedalaman target
3. Bagian pemboran horisontal


Selengkapnya download di sini



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar